Apakah Mengajukan Pinjaman Dana Menjadi Solusi Dalam Masalah Keuangan?

Adi Riyanto

Jika ditangani dengan benar, mengajukan pinjaman dana mungkin merupakan jawaban yang sangat baik untuk masalah keuangan.

Bahkan kini banyak pinjaman dengan agunan yang diutamakan untuk mengakses dana dalam keadaan darurat, seperti pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah.

Mendengar kata  pinjaman atau pinjaman online mungkin membuat sebagian orang merasa resah. Selain itu, beberapa aplikasi pinjaman menimbulkan intimidasi dari rentenir atau kredit macet dengan kenaikan suku bunga.

Kenyataannya, situasi tersebut berawal dari orang yang mengajukan pinjaman kepada lembaga yang tidak dapat dipercaya atau yang tidak terdaftar di OJK. Atau bahkan mengajukan pinjaman tanpa melihat kemampuan diri untuk membayar.

Mengajukan Pinjaman Dana

Untuk menghindari kejadian tersebut, Anda harus mempelajari terlebih dahulu seluk-beluk lembaga terkait agar dapat mengajukan pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.

Kebutuhan yang Tepat Untuk Mengajukan Pinjaman Dana

Pastikan Anda hanya mengajukan pinjaman ketika benar-benar membutuhkannya. Dana pinjaman biasanya digunakan untuk tujuan berikut:

1. Biaya Pendidikan

Jika Anda atau anak berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, akan banyak biaya yang dibutuhkan. Biaya kuliah, biaya penelitian, biaya sertifikasi, magang, dan disertasi adalah beberapa contohnya. Namun tidak perlu khawatir, hal tersebut bisa dipenuhi dengan dana pinjaman mahasiswa.

2. Keadaan Mendesak

Mengajukan dana pinjaman mendesak juga dapat membantu Anda dalam memenuhi kebutuhan yang tidak terduga. Misalnya, biaya rumah sakit, perbaikan kendaraan atau rumah.

Selain tidak direncanakan, Anda juga tidak menginginkan hal-hal tersebut bukan? Nah, untuk membayar biaya tak terduga ini, Anda dapat menerima dana dengan cepat dalam hitungan jam atau hari dengan fasilitas pinjaman, khususnya pinjaman online.

3. Investasi Karir atau Modal Usaha

Mengajukan dana pinjaman boleh dilakukan untuk membiayai karir, investasi atau menambah modal usaha. Misalnya, biaya tambahan kelas atau pelatihan, atau dana awal untuk membeli bahan baku hingga inventaris bisnis.

Jika Anda memerlukan keuangan untuk salah satu alasan yang tercantum di atas, pinjaman adalah solusi terbaik untuk masalah keuangan tersebut.

Tips Dalam Mengajukan Dana Pinjaman

Selain beberapa hal yang diperbolehkan untuk meminjam dana, ada beberapa tips juga dalam mengajukannya. Diantaranya adalah:

1. Pahami Produk Pinjaman dan Persyaratan yang Dibutuhkan

Sebelum Anda mengajukan pinjaman, pastikan benar-benar memahami produk pinjaman yang ditawarkan. Alhasil, Anda bisa memilih produk kredit yang sesuai dengan kebutuhan . Melalui program pinjaman ini, pahami tenor, suku bunga, biaya tambahan, dan dana yang tersedia.

Selain itu, pastikan Anda memenuhi standar dan menyiapkan semua dokumentasi yang relevan agar mengajukan pinjaman dana dapat disetujui dengan cepat.

2. Ajukan Pinjaman Sesuai Kebutuhan

Setelah memahami produk pinjaman yang diinginkan, Anda bisa memperkirakan berapa jumlah uang tunai yang dibutuhkan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melunasi pinjaman tersebut.

Anda dapat menjalankan simulasi pinjaman di situs web resmi lembaga keuangan yang ingin Anda ajak bekerja sama. Untuk menghindari kredit macet, berhati-hatilah untuk mengajukan pinjaman berdasarkan kebutuhan dan kemampuan.

3. Memilih Lembaga Keuangan yang Terpercaya

Terakhir, pastikan mengajukan pinjaman dana dari lembaga keuangan terpercaya. Lembaga keuangan yang resmi dan aman wajib terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK.

Jika kesulitan muncul selama proses transaksi, akan ada batasan dan konsekuensi yang jelas. Karenanya, Anda dapat memeriksa ulang lembaga keuangan yang ingin dituju.

4. Memiliki Penghasilan Tetap

Sebagai salah satu pertimbangan kreditor atau perusahaan untuk meminjamkan dana adalah Anda memiliki penghasilan tetap. Karena pihak kreditur memerlukan ‘jaminan’ jika tidak bisa mengembalikan dana pinjaman dan menghindari resiko kredit macet.

Kabar baiknya, semakin besar nominal penghasilan tetap tersebut, semakin besar pula jumlah pinjaman yang bisa diajukan.

5. Memastikan Skor Kredit Bagus

Langkah pertama untuk mengajukan dana pinjaman adalah memastikan skor kredit Anda bagus. Apa sebenarnya skor kredit itu? Singkatnya, skor kredit adalah catatan semua pinjaman atau kredit yang pernah Anda miliki.

Dimulai dengan pinjaman rumah, beralih ke mobil dan elektronik. Bank akan melihat skor kredit untuk menentukan kemampuan Anda membayar kembali pinjaman atau cicilan.

Jika Anda memiliki skor kredit yang kuat, bank pasti akan mempertimbangkan untuk meminjamkan dana. Sebaliknya, jika skor kredit rendah, bank kemungkinan tidak akan memberikan pinjaman karena Anda memiliki riwayat keterlambatan pembayaran atau istilahnya kredit macet.

6. Tentukan Tenor Pinjaman

Selanjutnya, menentukan tenor pinjaman agar dana pinjaman disetujui oleh bank. Apa sebenarnya tenor itu?

Tenor adalah jangka waktu pinjaman yang ditentukan oleh kesepakatan antara debitur dan kreditur, dan Anda wajib membayar cicilan pinjaman selama jangka waktu tersebut.

Semakin rendah cicilan bulanan, semakin panjang jangka waktu pinjaman yang dipilih. Namun, resiko terkait dengan tenor pinjaman yang lama adalah bunganya akan lebih tinggi. Di sisi lain, semakin pendek jangka waktu pinjaman, maka semakin rendah tingkat bunganya.

Untuk menentukan tenor pinjaman, pastikan Anda memiliki jumlah uang minimum yang dapat dibelanjakan setiap bulan. Buat prosesnya semulus mungkin agar Anda dapat memilih kontrak yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Penutup

Setelah mengetahui cara mengajukan pinjaman diatas, Anda bisa memperoleh pinjaman dari bank. Apalagi sekarang banyak bank yang menyediakan proses pembuatan KTA.

Terlepas dari hal itu, pertimbangkan untuk mengajukan pinjaman dana dari bank yang jelas dan selaras dengan kebutuhan. Selain itu, perhatikan juga kelayakan kredit bank, bunga pinjaman, limit pinjaman, jangka waktu pinjaman, dan biaya KTA.

Also Read

Bagikan:

Tags