11 Cara Mengatur Keuangan Dengan Tepat dan Cermat, Pasti Hemat!

Adi Riyanto

Belakangan banyak orang yang menanyakan cara mengatur keuangan dengan tepat dan cermat. Ketika memasuki usia kedewasaan, inilah saatnya untuk mulai mengelola uang Anda dengan bijaksana.

Seiring bertambahnya usia, semakin sulit untuk membedakan mana yang merupakan kebutuhan dan mana yang hanya keinginan. Jumlah uang yang diperoleh tidak menunjukkan stabilitas keuangan seseorang.

Jika seseorang tidak dapat mengatur keuangannya dengan baik, mereka akan selalu terjebak dalam gaya hidup yang buruk. Strategi manajemen keuangan individu harus disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan yang sebenarnya. Paling tidak, artikel ini akan memberi Anda gambaran mengenai bagaimana mempersiapkan masa depan yang aman dan diinginkan.

cara mengatur keuangan

11 Cara Mengatur Keuangan Dengan Cerdas

Untuk merencanakan masa depan yang bahagia, berikut adalah tujuh strategi mengelola keuangan pribadi dengan baik:

1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Langkah pertama dalam manajemen keuangan adalah menyortir ulang kebutuhan dan keinginan. Anda mungkin mulai mempertimbangkan kembali apa yang perlu dipenuhi setiap hari. Misalnya membeli sembako atau membayar ongkos ojek dan lain sebagainya.

Secara umum, keinginan mengacu pada pilihan gaya hidup seperti bersosialisasi dengan teman atau membeli untuk kepuasan diri sendiri.

Individu akan lebih terorganisir dalam mengelola keuangan pribadi jika mereka dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Selain itu, Anda juga harus berhati-hati dalam membeli barang, dan tentunya bisa memprioritaskan kebutuhan yang ada.

2. Menabung

Cara mengatur keuangan yang pertama adalah menabung. Pepatah mengatakan “Rajin Pangkal Pandai, Hemat Pangkal Kaya” memang benar adanya. Pepatah ini menasihati kita bagaimana menumbuhkan budaya menabung dengan cermat dan hidup hemat.

Kita tidak bisa meramalkan apa yang akan terjadi kedepannya. Jadi, seberapa bijak kah Anda untuk menyisihkan berapa % dari gaji tersebut untuk ditabung?

Jika Anda memerlukan bantuan untuk menabung secara efektif, cobalah metode “Kakeibo” (seni menabung Jepang) atau sisihkan 20% dari pendapatan bulanan Anda di rekening tabungan.

3. Buat Rincian Pengeluaran

Cara mengatur keuangan selanjutnya adalah buat pos pengeluaran sebulan sekali sehingga Anda tahu kemana uang tersebut pergi. Buatlah pengeluaran untuk makan sehari-hari, membeli kebutuhan pokok, melunasi hutang atau cicilan, kebutuhan hiburan, dan sebagainya. Anda bisa mencatatnya secara manual di buku catatan atau memanfaatkan solusi manajemen keuangan yang ada.

4. Mulai Berinvestasi

Untuk mempersiapkan masa depan yang cerah, mengambil langkah untuk berinvestasi adalah keputusan yang tepat. Anda bisa menggunakan berbagai investasi keuangan, seperti saham, obligasi, emas, reksa dana, dan lain-lain, tergantung pada toleransi risiko Anda.

Untuk memulainya, pilihlah produk investasi dengan tingkat risiko yang sedang. Manfaat investasi yang dilakukan sejak dini akan semakin terlihat seiring bertambahnya usia.

5. Lunasi Hutang dan Cicilan dengan Tepat Waktu

Cara mengatur keuangan selanjutnya adalah melunasi semua hutang atau cicilan bulanan, seperti hipotek dan pembayaran kartu kredit tepat waktu.

Hal ini dilakukan untuk menghindari pembayaran bunga yang berlebihan dan untuk menjaga skor kredit dalam performa yang baik.

Jika Anda memiliki pembayaran kartu kredit, usahakan untuk selalu membayar secara keseluruhan daripada jumlah minimal. Hal ini dilakukan agar kita tidak terlalu banyak berbelanja atau konsumtif.

6. Sisihkan Dana Darurat

Dana darurat adalah dana yang disiapkan untuk menghadapi situasi yang tidak terduga dan mendesak seperti kecelakaan, sakit, atau situasi di mana tidak ada sumber pendapatan.

Besaran dana darurat setiap orang berbeda-beda, namun sebaiknya minimal 10 kali gaji bulanannya. Pisahkan rekening dana darurat dari rekening kebutuhan sehari-hari untuk menghindari penggunaan uang tersebut.

7. Bijak Menggunakan Kartu Kredit

Kartu kredit memungkinkan kita membeli produk dengan cicilan bulanan. Di sisi lain, penggunaan kartu kredit harus dibatasi dan tidak digunakan untuk tujuan yang berorientasi pada konsumsi berlebihan.

Jika menyangkut rekomendasi penggunaan kartu kredit dengan baik, usahakan untuk membayar cicilan lunas setiap bulan. Selain itu, jangan memberikan kartu kredit kepada pihak lain. Karena akan sulit untuk mengontrol kemana perginya pengeluaran tersebut jika sudah berpindah tangan dari kepemilikan aslinya.

8. Siapkan Dana Pensiun

Cara mengatur keuangan selanjutnya adalah merencanakan kebutuhan pensiun Anda. Pensiun adalah masa dimana kita tidak lagi dipaksa untuk mencari pekerjaan dan malah menikmati tahun-tahun emas tersebut.

Anda juga harus bisa mengubah gaya hidup saat masa pensiun sesuai dengan keadaan dan minat yang dimiliki. Jika Anda berharap untuk pensiun pada usia 55 tahun, Anda memiliki waktu 25 sampai 30 tahun untuk mempersiapkan dana pensiun.

9. Hindari Utang yang Sifatnya Konsumtif

Hutang atau cicilan konsumtif merupakan jenis utang yang digunakan untuk membeli produk konsumen. Ini termasuk barang-barang seperti ponsel, kendaraan bermotor, tas bermerek, dan banyak lainnya.

Jika tagihan bulanan untuk barang-barang konsumsi tidak sesuai dengan kemampuan seseorang untuk membayarnya, tentu saja akan menambah pengeluaran sehari-hari. Karenanya, pastikan alokasi gaji untuk cicilan tidak melebihi 30% dari total gaji Anda.

10. Gunakan Asuransi Keuangan

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa asuransi adalah pemborosan uang. Terlepas dari kenyataan bahwa asuransi dapat bermanfaat di masa depan.

Misalnya, jika Anda sedang tidak sehat dan membutuhkan uang dalam jumlah besar, asuransi dapat membantu membayar biaya tersebut. Jadi Anda tidak perlu khawatir menghabiskan dana darurat untuk menutupi pengeluaran medis.

11. Evaluasi

Cara mengatur keuangan pribadi yang terakhir adalah melakukan evaluasi keuangan. Anda dapat memeriksa catatan keuangan, apakah pengeluaran Anda sesuai atau jauh dari target di awal?

Dengan begitu, Anda bisa terus memperkuat manajemen agar jauh lebih baik dan bijak dalam mengambil sikap ke depan.

Penutup

Nah, itulah beberapa cara mengatur keuangan pribadi dengan tepat dan cermat. Meskipun prosesnya sulit, tetap nikmati dan ingat tujuan dari semua hal ini. Selalu bersemangat untuk merencanakan masa depan yang lebih cerah!

Also Read

Bagikan:

Tags